![]() |
HARIANBUMIAYU.COM, BREBES - Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan masyarakat Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, melalui kegiatan Kalijurang Bersholawat dan Santunan Anak Yatim Piatu dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan yang digelar di halaman Balai Desa Kalijurang, Sabtu (11/7/2026), berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Acara diawali dengan penampilan Hadroh Al-Istiqomah Ledug yang mengiringi prosesi santunan anak yatim piatu dengan lantunan lagu "Ayah Ibu" yang dibawakan Dede Radit Mila. Suasana haru menyelimuti kegiatan saat puluhan anak yatim menerima santunan dari para donatur.
Kepala Desa Kalijurang, Edi Riyanto, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang mampu menyukseskan kegiatan meski waktu persiapan kurang dari satu pekan.
"Alhamdulillah, berkat kekompakan, semangat, dan keikhlasan panitia serta dukungan masyarakat, kegiatan ini berjalan sukses. Donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp43.250.000," ujar Edi Riyanto.
![]() |
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, baik warga Desa Kalijurang maupun para dermawan dari luar daerah, yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu anak-anak yatim piatu.
Menurutnya, jumlah penerima santunan tahun ini meningkat menjadi 95 anak, dibandingkan sekitar 60 anak pada tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut menjadi bukti semakin tingginya kepedulian masyarakat terhadap sesama.
"Kami berharap Kalijurang Bersholawat terus menjadi agenda tahunan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Semoga anak-anak penerima santunan tetap semangat belajar, menjadi generasi yang saleh dan salehah, serta meraih masa depan yang lebih baik," katanya.
Edi juga mengajak masyarakat untuk menghadiri pengajian dan sholawat pada malam harinya yang menghadirkan penceramah KH Abdul Wahid, S.Ag., sebagai rangkaian peringatan Muharram.
![]() |
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Hj. Nur Hikmah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim sebagai wujud nyata pengamalan ajaran Islam. Ia menegaskan bahwa berbagi kepada mereka yang membutuhkan merupakan amalan yang sangat dianjurkan dan menjadi bentuk kepedulian sosial yang membawa keberkahan.
"Semoga seluruh donatur yang telah menginfakkan sebagian hartanya mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Semoga Desa Kalijurang semakin maju, harmonis, sejahtera, dan senantiasa dilimpahi keberkahan," tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan budaya gotong royong dan semangat berbagi, sehingga kegiatan santunan anak yatim dapat terus berlangsung setiap tahun dengan jumlah penerima manfaat yang semakin banyak.
Melalui kegiatan Kalijurang Bersholawat 2026, Pemerintah Desa bersama masyarakat tidak hanya memperingati Tahun Baru Islam, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan ukhuwah Islamiyah. Semangat berbagi yang ditunjukkan masyarakat diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam membangun solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. (Rizal)



