![]() |
Informasi mengenai kejadian tersebut beredar luas melalui berbagai grup WhatsApp. Berdasarkan laporan yang beredar, insiden bermula ketika sebuah truk Mitsubishi pengangkut bahan benang bernomor polisi F 8986 FE yang melaju dari arah selatan menuju utara diduga mengalami rem blong.
Di depan truk tersebut terdapat truk angkutan barang bernomor polisi R 1412 UA. Menurut informasi yang beredar, pengemudi truk di depan berupaya menahan laju kendaraan yang mengalami rem blong. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena kuatnya dorongan dari truk di belakang.
Benturan keras membuat kedua kendaraan terdorong ke sisi kiri flyover hingga pembatas beton jembatan patah. Kedua truk kemudian terjun ke bawah jembatan layang.
Sebelum terjatuh, truk yang diduga mengalami rem blong juga dilaporkan sempat menabrak tiga unit sepeda motor jenis Honda Beat. Salah satu kendaraan yang disebutkan dalam laporan bernomor polisi G 6994 TG. Sementara itu, salah seorang sopir truk diketahui bernama Iwan.
Usai kejadian, personel Satuan Lalu Lintas Bumiayu bersama anggota Polsek Paguyangan langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta melakukan penanganan awal.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan sehingga belum memberikan keterangan resmi secara rinci mengenai penyebab kecelakaan maupun jumlah korban.
Insiden tersebut juga mengakibatkan kemacetan panjang di jalur nasional. Kemacetan diperparah oleh banyaknya warga yang memarkir kendaraan di bahu jalan untuk menyaksikan proses evakuasi.
Proses evakuasi kendaraan, pendataan korban, serta penghitungan kerugian masih terus dilakukan oleh petugas.***

