Sinergi Forkompimca, UPT PU dan PT Etira Bersihkan Longsor di Jalur Kretek–Kaligua, Akses Wisata dan Warga Kembali Aman

HARIANBUMIAYU.COM, Brebes >  mempercepat pemulihan akses transportasi pasca longsor di ruas Jalan Kretek–Kaligua, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, terus dilakukan. Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimca) Paguyangan bersama UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah Bumiayu menggelar aksi gotong royong membersihkan sisa material longsor pada Rabu (1/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat Forum Peduli Jalan Kretek–Kaligua yang sebelumnya membahas langkah konkret untuk mengembalikan kelancaran akses jalan. Pembersihan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa, serta dukungan pihak swasta.

Camat Paguyangan, Koko Kusnanto, A.Kp., S.Hut., mengatakan bahwa penanganan material longsor merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar pekerjaan dapat diselesaikan secara cepat dan efektif.

"Kami bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk PT Etira yang memberikan dukungan alat berat berupa satu unit pemuat dan satu unit truk pengangkut. Dengan kerja sama ini, proses pembersihan dapat berlangsung lebih cepat sehingga akses jalan segera bisa digunakan secara aman oleh masyarakat," ujar Koko.

Ia menambahkan, ruas Jalan Kretek–Kaligua merupakan jalur yang memiliki peran penting sebagai penghubung aktivitas masyarakat sekaligus akses menuju kawasan wisata Kaligua. Karena itu, kondisi jalan yang aman dan bersih menjadi prioritas bersama.

Sementara itu, Kepala UPTD PU Wilayah Bumiayu, Sri Hartanti, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan telah direncanakan melalui musyawarah bersama dengan seluruh pihak terkait. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi faktor penting dalam percepatan penanganan dampak bencana.

"Kami senantiasa bersinergi demi kepentingan masyarakat agar kondisi jalan tetap bersih, aman, dan nyaman dilalui kendaraan. Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama dalam setiap langkah penanganan yang dilakukan," tegasnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, sejumlah unsur terlibat secara aktif, mulai dari Forkompimca Paguyangan, UPTD PU Wilayah Bumiayu, Pemerintah Desa Pandansari dan Desa Cipetung, personel TNI, Polri, hingga dukungan alat berat dari PT Etira.

Alat berat berupa pemuat digunakan untuk mengangkat material longsoran yang menutupi badan jalan, sementara truk pengangkut berfungsi memindahkan material ke lokasi yang telah ditentukan agar tidak kembali mengganggu arus lalu lintas.

Melalui kerja sama lintas instansi ini, diharapkan ruas Jalan Kretek–Kaligua dapat kembali berfungsi secara optimal, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat, distribusi barang, serta mobilitas wisatawan menuju kawasan Kaligua dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas, terutama pada musim hujan yang masih berpotensi memicu terjadinya longsor di sejumlah titik rawan.


Editor:Rizal Sismoro 
close