Warga Salem Gotong Royong Bangun Jembatan Perintis Garuda, Babinsa Turun Langsung Wujudkan Akses Dua Desa

HARIANBUMIAYU.COM, BREBES – Semangat gotong royong dan kebersamaan kembali ditunjukkan masyarakat Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Ganggawang dengan Desa Ciputuh, Senin (6/7/2026).

Pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas warga dalam mewujudkan akses penghubung yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat. Di tengah berbagai keterbatasan, warga tetap bergandengan tangan menyelesaikan pekerjaan secara swadaya demi kepentingan bersama.

Sejak pagi, masyarakat dari kedua desa berdatangan ke lokasi pembangunan untuk mengikuti kerja bakti. Berbagai kalangan, mulai dari petani, pemuda, tokoh masyarakat hingga kaum perempuan, turut ambil bagian sesuai kemampuan masing-masing. Mereka bersama-sama mengangkut material, menyusun batu, dan membantu proses pembangunan agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu.

Kegiatan itu mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes, Serda Usman M, yang secara konsisten hadir mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.

Menurut Serda Usman M, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran, tetapi juga oleh semangat persatuan dan kepedulian masyarakat.

"Ketika masyarakat memiliki tujuan yang sama dan saling membantu, berbagai tantangan dapat diatasi. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun desa," ujarnya.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antara Desa Ganggawang dan Desa Ciputuh. Selama ini, keterbatasan akses menjadi kendala bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian, menjangkau fasilitas pendidikan, memperoleh layanan kesehatan, hingga menjalankan aktivitas ekonomi.

Dengan selesainya pembangunan jembatan, mobilitas warga diproyeksikan menjadi lebih lancar, distribusi hasil pertanian semakin efisien, serta biaya transportasi dapat ditekan. Kondisi tersebut diyakini akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain menghadirkan infrastruktur baru, pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga menjadi simbol kuatnya persatuan warga. Seluruh elemen masyarakat bekerja tanpa membedakan usia, profesi maupun latar belakang, dengan satu tujuan, yakni mempercepat terwujudnya akses yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam setiap proses pembangunan.

Masyarakat berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda segera rampung sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan seluruh warga. Mereka optimistis jembatan tersebut akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa sekaligus menjadi simbol perjuangan, kerja keras, dan gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Salem. (Rizal)
close