![]() |
Harianbumiayu.com | Brebes - Perjuangan pembentukan Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Kabupaten Brebes Selatan kembali menguat. Sejumlah elemen pejuang pemekaran menggelar konsolidasi untuk memperkuat persatuan, komunikasi, dan strategi menuju terbentuknya Kabupaten Brebes Selatan.
Konsolidasi berlangsung di Pendopo II Bumiayu, eks Kawedanan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan diikuti Presidium, Komite Percepatan Pejuang Pemekaran, Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes, Masyarakat Peduli Pemekaran (MPP) Brebes Selatan, serta sejumlah organisasi masyarakat.
Hadir Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) CDOB Brebes Selatan DPRD Provinsi Jawa Tengah Muhammad Naryoko, S.Fil.I., M.Si., Anggota DPD RI Provinsi Jawa Tengah Dr. Abdul Kholik, S.H., M.Si., serta sejumlah tamu undangan.
Naryoko menegaskan kehadirannya bukan untuk mengajari para aktivis, melainkan mendengarkan langsung berbagai persoalan dan aspirasi masyarakat Brebes Selatan.
"Saya di sini bukan untuk mengajari panjenengan semua. Saya justru akan belanja masalah. Saya akan banyak mendengar problem yang nantinya disampaikan, kemudian akan kami bawa ke Semarang sebagai bekal dalam forum Pansus dan rapat-rapat DPRD,” ujar Naryoko.
Menurutnya, aspirasi masyarakat akan menjadi bahan penting dalam pembahasan Pansus maupun forum DPRD Jawa Tengah. Ia menilai pemekaran bukan sekadar persoalan administratif, tetapi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan.
Naryoko juga mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang konsisten mengawal perjuangan Brebes Selatan. Ia berharap komunikasi, koordinasi, dan persatuan antarelemen terus dijaga.
Sementara itu, Sekretaris MPP Brebes Selatan Faturahman Wahid, mewakili Ketua MPP Brebes Selatan Makmur, menegaskan bahwa pemekaran merupakan aspirasi masyarakat yang harus dikawal bersama.
Ia mengajak seluruh elemen, termasuk aliansi, komite, dan organisasi pemekaran, mengesampingkan perbedaan serta mengutamakan tujuan bersama.
Senada, Ketua Aliansi Pemekaran Brebes Selatan Agus Sutiono mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini konsisten mengawal perjuangan pembentukan Kabupaten Brebes Selatan.
Agus menilai terbentuknya Pansus CDOB Brebes Selatan di DPRD Jawa Tengah menjadi tahapan penting setelah perjuangan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
"Perbedaan itu rahmat. Yang terpenting sekarang bagaimana seluruh elemen perjuangan pemekaran Brebes Selatan tetap bersatu untuk mencapai tujuan bersama,” katanya.
Ia mendorong Pansus bekerja secara cepat, transparan, dan akuntabel. Menurut Agus, kemauan politik dan gerak bersama seluruh pihak dapat mempercepat proses pembentukan CDOB.
"Kalau ada kemauan politik dan semua pihak bergerak bersama, sebenarnya proses ini bisa diselesaikan lebih cepat,” ujarnya.
Dalam konsolidasi tersebut, para aktivis juga menekankan pentingnya persetujuan bersama antara Gubernur Jawa Tengah dan DPRD Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian penting dalam proses pengusulan daerah otonom baru ke pemerintah pusat.
Seluruh elemen masyarakat Brebes Selatan pun diajak menjaga soliditas dan mengawal setiap tahapan secara bersama-sama. Perjuangan tersebut diharapkan mampu mewujudkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pemerataan pembangunan, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan.
Terbentuknya Pansus CDOB Brebes Selatan diharapkan menjadi babak baru perjuangan masyarakat menuju terbentuknya Kabupaten Brebes Selatan sebagai daerah otonom baru.***

