![]() |
HARIANBUMIAYU.COM | BREBES -Penilaian Lomba Kampung Merah Putih memperebutkan Piala Dandim 0713/Brebes resmi dimulai. Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., turun langsung bersama tim penilai untuk melihat kesiapan dan kreativitas desa-desa peserta.
Kedatangan Dandim dan tim penilai disambut antusias masyarakat. Anak-anak hingga orang tua turut memeriahkan kegiatan dengan menampilkan berbagai kreativitas serta semangat kebersamaan dalam menyambut tim penilai.
Lomba Kampung Merah Putih digelar untuk membangkitkan semangat nasionalisme, gotong royong, kreativitas, serta kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, keamanan dan ketertiban lingkungan.
Dalam penilaian, tim melihat sejumlah aspek, antara lain kebersihan dan kerapian lingkungan, dekorasi dan ornamen bernuansa merah putih, partisipasi masyarakat, kreativitas dan inovasi, serta keamanan dan ketertiban.
Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo mengatakan, lomba tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kemerdekaan melalui kebersamaan dan kepedulian masyarakat.
“Lomba Kampung Merah Putih ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Yang paling penting adalah bagaimana semangat kemerdekaan dapat dirasakan dan diwujudkan secara nyata oleh masyarakat melalui kebersamaan, gotong royong, kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Dandim.
Ia mengapresiasi tingginya partisipasi warga dalam menyambut kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dari berbagai usia menunjukkan kuatnya semangat persatuan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat. Dari anak-anak sampai orang tua ikut terlibat. Ini menunjukkan bahwa semangat merah putih tidak mengenal usia,” katanya.
Dandim berharap semangat yang tumbuh melalui lomba tersebut tidak berhenti setelah rangkaian penilaian selesai. Kebersihan lingkungan, keamanan, ketertiban dan gotong royong diharapkan terus menjadi budaya masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Setiap desa peserta diberi ruang untuk menunjukkan potensi, kreativitas dan inovasi dalam menciptakan Kampung Merah Putih yang semarak, bersih, aman, tertib dan mencerminkan semangat persatuan.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Lomba Kampung Merah Putih juga menjadi sarana untuk memperkokoh semangat gotong royong serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan bermanfaat bagi lingkungan.***

