100 Warga Terlaya Jalani Tracing TBC, Puskesmas Bantarkawung Gencarkan Deteksi Dini

HARIANBUMIAYU.COM | Brebes - Upaya mendeteksi sekaligus memutus rantai penularan Tuberkulosis (TBC) terus dilakukan di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Sebanyak 100 warga Desa Terlaya mengikuti kegiatan tracing TB paru yang digelar UOBF Puskesmas Bantarkawung bersama Bhabinkamtibmas di Balai Desa Terlaya, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut menyasar warga yang memiliki kontak erat dengan penderita TBC, termasuk anggota keluarga dan warga di lingkungan sekitar.

Kepala UOBF Puskesmas Bantarkawung, Supardi, SKM., S.Kep., Ns., M.Kes., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menemukan kasus secara lebih dini sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

"Tim melakukan skrining, mulai dari pemeriksaan gula darah, pengukuran berat dan tinggi badan, penelusuran riwayat penyakit, pengambilan sampel dahak hingga pemeriksaan rontgen,” kata Supardi.

Menurutnya, kegiatan tracing tersebut bertujuan mendukung deteksi dini, memutus mata rantai penularan, menekan jumlah kasus TBC, serta mendukung target Program Nasional Eliminasi TBC 2030.

Supardi menambahkan, program TB paru Puskesmas Bantarkawung mencakup sejumlah desa, yakni Jipang, Sindangwangi, Pengarasan, Terlaya, Bantarwaru, dan Kebandungan.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim kesehatan Puskesmas Bantarkawung, antara lain Perawat Ahli I, dr. Ayu Anisa, Warsito, A.Md.Kep., Uswatun Hasanah, A.Md.Keb., Puput, A.Md.AK., Rina Kurniati, S.E., serta kader Eni Kurniasih dan Eni Raeni.


Bhabinkamtibmas Desa Terlaya, Briptu Isnaenur Hakim, turut mendampingi pelaksanaan kegiatan agar berlangsung tertib dan lancar.

Ia mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Puskesmas dan pemerintah desa untuk mengawal tindak lanjut hasil pemeriksaan yang diperkirakan diketahui sekitar satu pekan setelah pelaksanaan tracing.

"Kami berkoordinasi dengan Puskesmas dan perangkat desa. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, tetap menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, dan menggunakan masker saat beraktivitas,” ujar Isnaenur.

Kegiatan yang melibatkan tenaga medis, perawat, tenaga kesehatan, kader, serta Bhabinkamtibmas tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Warga berharap kegiatan deteksi dan penelusuran TBC dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga potensi penularan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat. (Rizal Sismoro)
close