![]() |
HARIANBUMIAYU.COM | BREBES – Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 resmi ditutup dengan penuh kemeriahan di Lapangan Asri Bumiayu, Kabupaten Brebes, Sabtu malam (12/9/2026).
Penutupan ajang tahunan tersebut berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat yang datang dari Bumiayu maupun berbagai wilayah di Kabupaten Brebes. Sejak sore hingga malam hari, kawasan Lapangan Asri Bumiayu tampak penuh oleh pengunjung yang ingin menyaksikan malam puncak GBF 2026.
Rangkaian Gebyar Bumiayu Fair 2026 sebelumnya telah dibuka sejak 28 Agustus 2026 dan berlangsung selama lebih dari dua pekan. Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat, pelaku UMKM, komunitas, seni budaya, dan berbagai instansi.
Malam penutupan GBF 2026 diawali dengan ungkapan rasa syukur dan pembacaan Alhamdulillah, sebagai bentuk rasa terima kasih atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.
Ketua Panitia GBF 2026, Edi Riyanto, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gebyar Bumiayu Fair 2026.
Ia mengatakan, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari pemerintah, masyarakat, para peserta, pelaku UMKM, sponsor, donatur, serta seluruh panitia.
"Pertama-tama mari kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena malam ini kita dapat berkumpul dan bersilaturahmi di Lapangan Asri Bumiayu dalam keadaan sehat,” ujar Edi Riyanto.
Menurutnya, GBF 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Brebes.
Edi Riyanto juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan GBF 2026 dapat berjalan dengan lancar.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pelaku UMKM yang telah ikut berpartisipasi dan memeriahkan kegiatan tersebut.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah ikut berpartisipasi dan memeriahkan rangkaian kegiatan GBF 2026. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Brebes bagian selatan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
Edi Riyanto secara khusus meminta maaf kepada masyarakat yang mungkin merasa terganggu selama berlangsungnya rangkaian acara GBF 2026.
"Mewakili seluruh panitia, kami mohon maaf sebesar-besarnya apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan,” ungkapnya.
Dalam malam penutupan, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan kepada peserta dan mitra yang telah berpartisipasi dalam GBF 2026.
Untuk Kategori Stand Terbaik, penghargaan diraih oleh DINDUKCAPIL Kabupaten Brebes, yang diserahkan oleh Ketua GBF 2026, Edi Riyanto, S.H., M.H.
Sementara Kategori Stand Terfavorit diraih oleh Dinkesda Kabupaten Brebes, dengan penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Umum GBF, Iwan Efendi, S.Pd.
Penghargaan Best Participant GBF 2026 diberikan kepada HIPMI Brebes dan Kesbangpol.
Sedangkan penghargaan Best Media Partner diberikan kepada Insta_Bumiayu dan Radio Singosari TOP FM, yang diserahkan oleh Koordinator Humas GBF 2026, Jefry Arsya Robbi.
Malam puncak penutupan GBF 2026 juga semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Sejumlah penampil turut menghibur ribuan pengunjung, di antaranya Tari Nyawiji dari Sanggar Tita Saraswati, Grup Calung Rajawali Paramesti, serta penampilan dari SMP Negeri 1 Bumiayu.
Puncak hiburan malam penutupan semakin meriah dengan penampilan orkes dangdut FKBE yang berhasil menghibur masyarakat hingga akhir acara.
Dengan berakhirnya malam penutupan tersebut, seluruh rangkaian Gebyar Bumiayu Fair 2026 secara resmi ditutup. Kesuksesan GBF tahun ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk menghadirkan kegiatan yang lebih besar, lebih baik, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat pada tahun-tahun mendatang.
GBF 2026 pun meninggalkan catatan tersendiri bagi masyarakat Bumiayu dan Brebes, sebagai ajang kebersamaan yang mempertemukan pemerintah, masyarakat, UMKM, komunitas, seni budaya, dan berbagai elemen dalam satu perayaan besar. (Rizal S)


