Diikuti 151 Atlet, Taekwondo Brebes Perkuat Pembinaan dan Bidik Bibit Berprestasi

HARIANBUMIAYU.COM | BREBES – Sebanyak 151 atlet mengikuti Kejuaraan Taekwondo Se-Kabupaten Brebes Tahun 2026 di Hanggar MAN 2 Brebes, Desa Laren, Kecamatan Bumiayu, Minggu (11/10/2026). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus penjaringan atlet muda potensial untuk dipersiapkan menghadapi kompetisi tingkat lebih tinggi.

Kejuaraan yang diselenggarakan Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Brebes tersebut mempertandingkan lima kategori, yakni Pemula, Prestasi, Pra-Cadet, Cadet, dan Junior.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum KONI Kabupaten Brebes, H. Abdul Aris Assaad atau Bung Aris Hada, Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi dan Hukum KONI Brebes, Muhammad Nur Hidayat atau Bung Eddo, serta Ketua Umum Pengcab TI Brebes, Dedi Anjar Priyanto, bersama jajaran pengurus dan panitia.

Kejuaraan dibuka secara resmi oleh Ketua KONI Kabupaten Brebes. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mengevaluasi hasil latihan, mengukur kemampuan atlet, serta meningkatkan teknik, fisik, mental bertanding, disiplin, dan sportivitas.

Ketua KONI Kabupaten Brebes, Abdul Aris Assaad, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kompetisi menjadi bagian penting dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang terarah, terencana, dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, prestasi tidak dapat diraih secara instan, melainkan membutuhkan latihan disiplin, pelatih berkualitas, organisasi yang solid, dukungan orang tua, serta kesempatan bertanding yang memadai.

“Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan Taekwondo di Kabupaten Brebes sekaligus menemukan atlet-atlet muda potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi,” kata Aris.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet usia dini dan pemerataan kesempatan berlatih di wilayah selatan, tengah, hingga utara Kabupaten Brebes. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas penjaringan bakat sekaligus menyiapkan regenerasi atlet daerah.

Aris mengingatkan para peserta agar tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar dan meningkatkan kemampuan.

“Bertandinglah dengan sportif, jaga keselamatan, dan hormati sesama atlet,” pesannya.

Ketua Umum Pengcab TI Kabupaten Brebes, Dedi Anjar Priyanto, mengatakan kejuaraan tidak sekadar menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana pembinaan, evaluasi hasil latihan, pembentukan karakter, dan pencarian atlet potensial.

Menurutnya, kompetisi memberikan kesempatan kepada atlet untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta membangun kepercayaan diri. Hasil pertandingan juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dan pengurus dalam menentukan program pembinaan berikutnya.

Dedi berharap para atlet terus meningkatkan kualitas latihan, menjaga kedisiplinan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Taekwondo, termasuk menghormati lawan dan mematuhi keputusan wasit.

Ia turut mengapresiasi dukungan KONI Kabupaten Brebes, panitia pelaksana, wasit dan juri, orang tua atlet, serta seluruh pihak yang berkontribusi terhadap perkembangan Taekwondo di daerah.

“Kejuaraan ini bukan sekadar ajang memperebutkan medali dan gelar juara, tetapi juga sarana pembinaan, evaluasi hasil latihan, pembentukan karakter, serta pencarian bibit atlet potensial dari Kabupaten Brebes,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Septo Aji Purnomo menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut menjadi salah satu upaya menjaring bibit atlet yang memiliki potensi untuk berkembang dan berprestasi.

Ia berharap kompetisi ini dapat mendorong atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya, baik di tingkat daerah maupun jenjang yang lebih tinggi.

Melalui kejuaraan yang diikuti 151 atlet tersebut, Pengcab TI Brebes diharapkan dapat memperkuat proses regenerasi atlet sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan. Dukungan berkelanjutan dari KONI, pengurus, pelatih, perguruan, dan orang tua menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya atlet Taekwondo Brebes yang kompetitif dan berkarakter. Pungkasnya. (Rizal)
close