![]() |
HARIANBUMIAYU.COM | Brebes – Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes bersama sejumlah lembaga dan elemen masyarakat menyalurkan bantuan 50 ribu liter air bersih bagi warga Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Kamis (15/10/2026). Bantuan ini menjadi upaya meringankan beban warga yang menghadapi kesulitan air bersih akibat kemarau panjang.
Penyaluran melalui program Kejaksaan Peduli tersebut melibatkan Asosiasi Linmas (ASLINMAS) Brebes, Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), Perumda Tirta Baribis, Palang Merah Indonesia (PMI), pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan aktivis.
Kondisi kekeringan yang berlangsung lebih dari enam bulan membuat ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperkuat kepedulian dan gotong royong lintas lembaga.
![]() |
Menurut Hendrik, penyaluran air bersih tersebut menjadi pengalaman pertama bagi pihaknya dalam melaksanakan kegiatan serupa melalui program sosial. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga, khususnya masyarakat Desa Taraban yang terdampak kemarau panjang.
Ia menambahkan, peran kejaksaan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas di bidang hukum, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ketua DPC ASLINMAS Kabupaten Brebes, Dr. Caridah, M.Pd., yang juga menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes, turut mendukung kolaborasi tersebut. Sinergi antarlembaga, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai penting untuk membantu menghadapi persoalan sosial serta memenuhi kebutuhan warga.
Kepala Desa Taraban, Uma Farida, menyampaikan terima kasih kepada Kejari Brebes dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyaluran bantuan air bersih.
Ia mengatakan masyarakat telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama lebih dari enam bulan. Karena itu, bantuan yang diterima dinilai sangat berarti bagi warga.
![]() |
Sementara itu, aktivis Rohmat mengapresiasi kepedulian Kejari Brebes, ASLINMAS, dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga mendorong penyelesaian persoalan air bersih secara berkelanjutan.
Rohmat turut menyoroti layanan air bersih Perumda Tirta Baribis yang menurutnya masih dalam proses perbaikan. Ia berharap penanganan tersebut dapat segera dituntaskan agar kebutuhan air masyarakat kembali terpenuhi secara lebih stabil.
Menurutnya, perhatian terhadap persoalan air bersih juga perlu menjangkau wilayah lain di Kecamatan Paguyangan yang mengalami kesulitan serupa.
“Kami berterima kasih kepada Kejari Brebes, ASLINMAS, dan semua pihak yang telah membantu. Harapannya, kerja sama ini terus berlanjut dan persoalan air bersih mendapat penyelesaian yang nyata,” kata Rohmat.
Apresiasi juga disampaikan Warjo, salah seorang warga yang sehari-hari berjualan cilok. Ia mengaku bantuan air bersih sangat bermanfaat bagi warga yang telah berbulan-bulan menghadapi keterbatasan pasokan air.
Penyaluran 50 ribu liter air bersih ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau. Ke depan, bantuan darurat diharapkan berjalan beriringan dengan perbaikan layanan dan upaya penyediaan air bersih yang berkelanjutan agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.( Rizal)



