![]() |
HARIANBUMIAYU.COM | Paguyangan — Krisis air bersih akibat kemarau panjang mendorong NU Peduli LAZISNU MWC NU Kecamatan Paguyangan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dukuh Tuban, Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Rabu malam (30/9/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama beberapa bulan terakhir.
Distribusi dilakukan berdasarkan pemetaan dan mitigasi BPBD Brebes. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang mengalami tingkat kesulitan air cukup tinggi serta masyarakat yang paling terdampak.
Sekretaris Pengurus MWC NU Kecamatan Paguyangan, Akmari, mengatakan bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan warga, tetapi juga untuk mendukung ketersediaan air di sejumlah tempat ibadah.
![]() |
Menurutnya, kegiatan sosial tersebut dibiayai dari dana kelolaan donatur melalui program Koin NU yang dihimpun dan dikelola oleh NU Peduli NU Care-LAZISNU.
Sementara itu, Pelaksana BPBD Kabupaten Brebes, Budi Sujatmiko, mengapresiasi kepedulian masyarakat dan organisasi kemasyarakatan yang turut mengambil bagian dalam penanganan dampak kekeringan.
Budi menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi kekeringan yang masih berpotensi berlangsung.
“Kami sangat berharap partisipasi aktif dari berbagai organisasi kemasyarakatan dapat terus berlanjut. Berdasarkan perkiraan BMKG, potensi musim kemarau diprediksi masih berlangsung hingga Desember mendatang,” kata Budi.
Kolaborasi NU Peduli LAZISNU MWC NU Paguyangan dan BPBD Brebes selanjutnya diarahkan untuk terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di wilayah Paguyangan.
Penyaluran bantuan air bersih juga diharapkan dapat berlanjut ke sejumlah titik lain yang membutuhkan, terutama wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air akibat musim kemarau.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga ketersediaan air bersih sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama kondisi kekeringan berlangsung. (Rizal)


