300 Peserta Bersatu di Jembatan Pramuka, Koramil Losari Kobarkan Semangat Brebes ASRI

Ratusan Personel dan Warga Turun ke Jalan, Koramil Losari Gerakkan Aksi Bersih-Bersih di Jembatan Pramuka



Harianbumiayu.com | Brebes  – Semangat gotong royong lintas sektor mewarnai pelaksanaan Gerakan Brebes ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui program “Jumat Bersih” di kawasan Jembatan Pramuka, Desa Limbangan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jumat (30/10/2026). Sekitar 300 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga warga setempat bahu-membahu membersihkan lingkungan di sepanjang Jalan Limbangan–Tawangsari.

Kegiatan yang melibatkan Koramil 05/Losari Kodim 0713/Brebes tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Tidak sekadar membersihkan sampah, aksi ini juga membawa pesan penting bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

Sejak pagi, para peserta berkumpul di sekitar Jembatan Pramuka untuk mengikuti apel bersama. Setelah menerima pengarahan teknis, seluruh personel dibagi ke sejumlah sektor agar proses pembersihan berjalan terarah dan menjangkau titik-titik yang membutuhkan penanganan.

Dengan membawa peralatan kebersihan, peserta kemudian menyisir sepanjang ruas jalan dan kawasan sekitar jembatan. Sampah yang berserakan dikumpulkan, rumput liar dibersihkan, serta berbagai material yang mengganggu kebersihan dan keindahan lingkungan disingkirkan.

Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut memperlihatkan kuatnya semangat kolaborasi di wilayah Kecamatan Losari. Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Brebes Fajar Adi Widiarso, S.Hut., M.Si., Camat Losari Moh. Faizin, S.STP., M.Si., Danramil 05/Losari Kapten Inf Kunpriyanto, S.E., serta Kapolsek Losari AKP Prapto, S.H., M.H., bersama anggota masing-masing instansi.

Turut bergabung perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, para kepala desa beserta perangkat desa se-Kecamatan Losari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, unsur instansi terkait, organisasi kemasyarakatan, pelajar, dan masyarakat sekitar.

Dari unsur personel, kegiatan ini melibatkan satu peleton Yonif TP 434/Satria Arya Suralaya, satu regu Koramil 05/Losari, satu regu Polsek Losari, 15 personel Kecamatan Losari, satu regu Banser Limbangan, delapan personel DLH, serta 10 personel Dinas Perhubungan.

Partisipasi juga datang dari 10 anggota Karang Taruna Desa Limbangan, 30 siswa SMK Al Ikhlas Limbangan, dan 30 siswa MTs Al Ikhlas Limbangan. Kehadiran para pelajar menjadi bagian penting dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.

Untuk menunjang efektivitas kegiatan, DLH Kabupaten Brebes mengerahkan dua unit dump truck sebagai sarana pengangkutan sampah. Sementara itu, dua kendaraan roda tiga jenis Tosa digunakan untuk membantu mengumpulkan dan memindahkan sampah dari titik-titik pembersihan menuju tempat penampungan.

Danramil 05/Losari Kapten Inf Kunpriyanto, S.E., menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam Gerakan Brebes ASRI merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan kerja bakti bukan hanya berkaitan dengan kebersihan fisik lingkungan, melainkan juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial, memperkuat persatuan, dan menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Indonesia.

“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kami ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus dipelihara melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan tugas keamanan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Koramil 05/Losari akan terus mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kami berharap Gerakan Brebes ASRI ini tidak hanya dilaksanakan secara seremonial, tetapi dapat menjadi budaya dan kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapten Inf Kunpriyanto menekankan pentingnya peran Babinsa sebagai aparat kewilayahan yang senantiasa hadir, berinteraksi, serta membantu mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan binaannya.

Baginya, kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan salah satu bentuk pengabdian yang tidak kalah penting. Melalui kegiatan sederhana seperti kerja bakti, hubungan antara TNI dan masyarakat dapat semakin erat sekaligus membangun rasa tanggung jawab bersama terhadap kondisi wilayah.

“Babinsa harus selalu hadir dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di wilayah binaannya. Melalui gotong royong seperti ini, kita membangun kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, keterlibatan kalangan pelajar dalam kegiatan tersebut menjadi perhatian tersendiri. Puluhan siswa SMK Al Ikhlas dan MTs Al Ikhlas Limbangan tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja bersama masyarakat, tetapi juga belajar menerapkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kebersamaan.

Pendidikan kepedulian lingkungan dinilai perlu dibangun sejak dini melalui pembiasaan dan keteladanan. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan kebersihan, generasi muda diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan Brebes ASRI melalui program Jumat Bersih ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa persoalan sampah dan kebersihan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga keluarga dan warga di lingkungan masing-masing.

Kawasan Jembatan Pramuka yang menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Losari diharapkan dapat terus terjaga kebersihannya setelah kegiatan berlangsung. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari banyaknya sampah yang berhasil dikumpulkan, melainkan juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga fasilitas serta lingkungan umum.

Melalui kolaborasi yang melibatkan ratusan peserta tersebut, Koramil 05/Losari bersama seluruh unsur terkait menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dapat menjadi kekuatan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Gerakan Brebes ASRI diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang dilaksanakan secara rutin di berbagai desa dan kecamatan. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Kabupaten Brebes yang bersih, sehat, aman, dan asri dapat dibangun melalui partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat

Gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga merawat kebersamaan dan membangun kepedulian untuk masa depan Brebes yang lebih baik.(Rizal Sismoro)
close