![]() |
![]() |
1. Best Video Profil
2. Best National Costume
3. Best Media Sosial
4. Top 3 ICON
5. 1st Runner Up Kategori Mister Kids
Dalam penampilan kostum nasional, Dinas mengangkat tema Petani Bawang Merah dan Telur Asin, dua produk yang menjadi ciri khas Kabupaten Brebes.
Bawang merah merepresentasikan sektor pertanian yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah. Sementara telur asin menggambarkan kekayaan kuliner Brebes yang telah dikenal luas oleh masyarakat.
Melalui konsep tersebut, Dinas menghadirkan cerita tentang kehidupan petani sekaligus memperkenalkan produk khas daerah dalam balutan kostum kreatif.
Penghargaan Best National Costume yang diraih menjadi salah satu bentuk apresiasi atas konsep penampilan yang berhasil menggabungkan unsur budaya, potensi daerah, dan kreativitas.
Mister Miss Klambi 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga memberikan pengalaman pengembangan diri bagi para peserta.
Sebelum kompetisi, peserta mengikuti karantina selama dua hari yang diisi dengan berbagai kegiatan persiapan. Proses tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk melatih kepercayaan diri, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta beradaptasi dengan lingkungan baru.
Naresh dan Dinas juga berkesempatan bertemu peserta dari berbagai daerah, mengenal keberagaman budaya, serta membangun pertemanan selama kegiatan berlangsung.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan mereka, terutama dalam membentuk keberanian dan memberikan pembelajaran di luar lingkungan sekolah.
Ajang Mister Miss Klambi yang diselenggarakan Bajuku Klambi telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan.
Kak Sion dari Bajuku Klambi menyampaikan bahwa kompetisi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada gelar juara, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, karakter, dan rasa percaya diri.
Keberagaman peserta dari berbagai daerah turut menjadi nilai penting dalam ajang ini. Setiap anak memiliki kesempatan untuk memperkenalkan identitas daerah melalui busana, konsep penampilan, dan kreativitas masing-masing.
Dengan demikian, kompetisi modeling diharapkan dapat menjadi sarana positif bagi anak-anak untuk mengeksplorasi potensi diri sekaligus mengenal kekayaan budaya Indonesia.
Keberhasilan Naresh dan Dinas tidak lepas dari dukungan keluarga. Kedua orang tua mereka, Bapak Yoga dan Ibu Ririn, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih anak-anaknya.
Bagi keluarga, prestasi tersebut bukan hanya tentang gelar dan penghargaan, tetapi juga keberanian mengikuti kompetisi, menjalani proses persiapan, serta memperoleh pengalaman baru.
Orang tua berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi Naresh dan Dinas untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan tetap rendah hati.
Keduanya merupakan peserta didik TK Kemala Bhayangkari 27 Brebes. Di usia yang masih belia, pengalaman mengikuti ajang nasional menjadi kesempatan untuk mengenal lingkungan baru dan belajar tampil di hadapan publik.
Keluarga juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan kompetisi dengan pendidikan, kebahagiaan, serta tumbuh kembang anak.
Prestasi Naresh dan Dinas di Mister Miss Klambi 2026 menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Brebes.
Naresh memperkenalkan tradisi jamu melalui karakter Mbok Jamu sekaligus mempromosikan produk UMKM Seremon dari Bulakamba. Sementara Dinas mengangkat bawang merah dan telur asin sebagai representasi potensi pertanian dan kuliner khas Brebes.
Keduanya menunjukkan bahwa kreativitas anak dapat menjadi media untuk mengenalkan budaya dan produk daerah kepada khalayak yang lebih luas.
Dari Brebes ke Yogyakarta, Naresh dan Dinas membawa lebih dari sekadar pencapaian pribadi. Mereka turut memperkenalkan identitas daerah melalui penampilan yang kreatif dan sarat pesan lokal.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak dari daerah memiliki peluang untuk berkembang dan berkompetisi di tingkat nasional, sekaligus menjadi bagian dari upaya mempromosikan kekayaan budaya serta potensi daerah Indonesia.***


