![]() |
Manupa Bersholawat Syafa’atur Rosul Meriahkan Harlah ke-32 SMK Ma’arif NU Paguyangan |
Acara berlangsung khidmat dengan nuansa religius dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh tokoh nasional dan lokal, di antaranya Dr. (HC) KH. Muhadi Setiabudi, CEO PT Dedy Jaya Lambang Perkasa, dan KH. Abdul Wahid, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas Paguyangan.
Doa bersama dipimpin oleh KH. Abdul Wahid sebagai bentuk rasa syukur atas usia ke-32 sekolah yang terus berkembang dalam mencetak generasi berilmu dan berakhlak mulia.
Ia juga memohon agar SMK Ma’arif NU Paguyangan tetap menjadi lembaga pendidikan unggulan berbasis nilai-nilai Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.
![]() |
Ia menuturkan, KH. Muhadi bukan hanya membangun bisnis besar di bidang perhotelan, rumah sakit, dan pendidikan seperti Universitas Muhadi Setiabudi, namun juga terus aktif dalam dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
“Beliau tidak hanya memikirkan keluarga, tapi juga umat. Hasil usahanya diwujudkan dalam bentuk rumah sakit, universitas, dan pesantren,” ungkap Chambali.
![]() |
Ia menegaskan, tujuan pendidikan di sekolah ini tidak hanya mencetak lulusan cerdas, tapi juga berakhlak dan religius.
Sementara itu, KH. Muhadi Setiabudi dalam tausiyahnya mengingatkan pentingnya rasa syukur atas nikmat hujan dan keberkahan ilmu. Ia mengutip ayat Al-Qur’an tentang hujan sebagai rahmat Allah untuk pertumbuhan dan kehidupan.
![]() |
KH. Muhadi juga menyoroti kebangkitan umat Islam secara global, termasuk banyaknya mualaf baru di dunia, sebagai tanda bahwa Islam semakin diterima dan dihormati.
Ia mengajak para siswa untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW dan rajin membaca sholawat sebagai jalan menuju syafaat dan surga.
Acara ditutup dengan pembacaan sholawat bersama sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta harapan agar SMK Ma’arif NU Paguyangan terus tumbuh sebagai lembaga pendidikan unggulan yang mencetak generasi islami, cerdas, dan bermartabat. Pungkasnya.
( Rizal.S )