![]() |
Kegiatan ini disambut meriah oleh warga dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Forkopimcam, lembaga desa, TNI - POLRI, hingga organisasi kemasyarakatan seperti PKK, Karang Taruna, Kelompok Tani, dan Kelompok Wanita Tani.
Camat Paguyangan,Plt Suripudin, S.K.M., S.Kep., M.M., turut hadir dan memberikan apresiasi atas semangat warga Wanatirta dalam menyambut lomba. Ia berharap kegiatan ini menjadi titik awal gerakan ketahanan pangan berbasis rumah tangga yang berkelanjutan.
Kepala Desa Wanatirta, Darto, S.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan tim penilai dari kabupaten serta dukungan Polres Brebes.
Ia menjelaskan bahwa Wanatirta merupakan salah satu desa dengan jumlah penduduk terbesar di Kecamatan Paguyangan, yakni sekitar 16.180 jiwa. Potensi besar di sektor pertanian dan perikanan menjadikan desa ini layak menjadi percontohan ketahanan pangan.
“Desa kami memiliki sumber air yang melimpah, lahan pertanian yang luas, serta sektor perikanan yang mulai kami kembangkan. Kami optimistis bisa menjadi desa tangguh pangan bergizi,” ujarnya.
![]() |
“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga ini menjadi berkah sekaligus motivasi untuk mengelola pekarangan secara produktif dan sehat,” ungkapnya.
Sementara itu, AKP Puji Haryati, S.H., M.H., selaku Kasat Binmas Polres Brebes, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Desa Wanatirta. Menurutnya, lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari pemberdayaan dan edukasi masyarakat.
Tim penilai berasal dari lintas dinas di Kabupaten Brebes, antara lain Dinas Peternakan, Dinas Pertanian (bidang hortikultura), serta Dinas Perikanan. Perwakilan dari Dinas Perikanan, Sugeng Setiawan, menilai bahwa potensi yang dimiliki Desa Wanatirta sangat layak untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Semangat warga luar biasa. Ini adalah sinergi nyata antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan,” katanya.
![]() |
“Kami akan menilai secara objektif dan profesional. Harapan kami, Wanatirta bisa menjadi contoh pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan yang sehat dan mandiri,” ujar Sugeng.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan BPD, PKK, Karang Taruna, PPL, serta Linmas Desa Wanatirta. Sinergi yang terbangun di antara seluruh elemen masyarakat ini menjadi modal kuat dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Desa Wanatirta kini menatap masa depan sebagai desa percontohan dalam pengelolaan pekarangan pangan bergizi di Kabupaten Brebes.
( Rizal S )