![]() |
Kegiatan KKN akan berlangsung selama 15 hari, mulai dari 5 hingga 20 Juli 2025, dengan dua tim pelaksana yakni Tim 04 dan Tim 05. Seremoni penerimaan dibuka dengan sambutan dari Dyah Wijaningsih, S.H., M.H., Dosen Pembimbing Lapangan Tim 04 yang juga mewakili Tim 05. Kedua tim masing-masing diketuai oleh Elfia Farida, S.H., M.Hum.
Dalam paparannya, Dyah menjelaskan fokus program masing-masing tim. Tim 04 mengangkat tema “Penatakelolaan dan Perlindungan Hukum bagi Perempuan Pekerja Migran Indonesia pada Wilayah Pesisir dalam Mendorong Desa Ramah Gender”. Sementara Tim 05 mengusung tema “Perlindungan Hak Asasi Pekerja Migran Indonesia melalui Digitalisasi Data”.
![]() |
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Prof. Dr. Ing. Ir. Suherman, S.T., M.T., selaku Ketua LPPM Undip. Dalam arahannya, Suherman mengingatkan para mahasiswa agar menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai lokal.
“Ingatlah pepatah: Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Hormati masyarakat dan jalin komunikasi yang baik agar program dapat berjalan maksimal,” pesannya.
Dari pihak Pemerintah Kabupaten Brebes, sambutan disampaikan oleh Nurul Hidayat, S.H., M.T., selaku Kepala Bidang Riset dan Inovasi Baperida Brebes.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap tema yang diusung mahasiswa Undip, yang dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat pesisir khususnya dalam isu pekerja migran.
Puncak seremoni ditandai dengan penyematan atribut KKN berupa jaket dan kartu identitas kepada dua mahasiswa perwakilan masing-masing tim, yaitu Suisha Syah Fana (Koordinator Desa Tim 05) dan Marsa Dhia Bernardi (Koordinator Desa Tim 04).
Kegiatan KKNT ini diharapkan tidak hanya memberikan solusi konkret terhadap isu-isu sosial di wilayah pesisir, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa. Tutupnya.
( Rizal Sismoro)