Pemuda Pancasila Jateng Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Sambut Tahun Baru Islam 1447 H

HARIANBUMIAYU.COM- Brebes – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jawa Tengah menggelar kegiatan doa bersama dan santunan untuk 48 anak yatim di Kebun Lumpang, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pada Jumat, 11 Juli 2025.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh seluruh anggota Pemuda Pancasila Kecamatan Paguyangan, Kepala Desa setempat, Babinsa, serta jajaran dari Polsek Paguyangan. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Pemuda Pancasila terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan moral dan material.

Wakil Ketua Bidang Sumber Daya Manusia MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah, Dedi Anjar Priyanto, SE, hadir mewakili Ketua MPW yang sedang bersiap menjalankan ibadah umroh. Dalam sambutannya, Dedi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi sosial organisasi yang terus digalakkan di berbagai daerah.

“Kegiatan ini murni karena keikhlasan. Kami ingin Pemuda Pancasila tidak hanya dikenal sebagai organisasi besar, tetapi juga hadir memberi manfaat bagi masyarakat. Di Paguyangan, Pemuda Pancasila aktif membantu, mulai dari penyaluran air bersih hingga kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujar Dedi.

Ia juga memberikan semangat kepada anak-anak yatim agar tetap tegar dan optimis menatap masa depan. "Teruslah semangat, jangan menyerah, dan yakinlah bahwa masa depan kalian akan cerah," pesannya.

Sementara itu, Kapolsek Paguyangan AKP Tasudin, SH., MH., yang diwakili oleh Aipda M. Arief Rahman, S.Psi., Kanit Binmas Polsek Paguyangan, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia menyebut Pemuda Pancasila sebagai mitra strategis kepolisian yang selama ini aktif dalam penanggulangan bencana dan kegiatan sosial di wilayah Paguyangan.

“Pemuda Pancasila selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kegiatan seperti ini sangat positif, terlebih menjelang HUT RI ke-79, semangat gotong royong dan kepedulian seperti ini harus terus ditumbuhkan,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, serta penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Suasana haru menyelimuti saat anak-anak menerima santunan, penuh kebahagiaan dan rasa syukur. Tutupnya.


(Rizal.S)