![]() |
| (Poto : Istimewa) |
HARIANBUMIAYU.COM. BREBES – Aliansi Perjuangan Pemekkaran Kabupaten Brebes (AP2KB) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemekaran Kabupaten Brebes hingga terlaksananya rapat paripurna DPRD Jawa Tengah pada tahun 2026.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan usai audiensi AP2KB dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Sekretaris Daerah Jawa Tengah serta DPRD Jawa Tengah yang diwakili Ketua Komisi A beserta anggota, Kamis (30/4/2026) di Gedung DPRD Jawa Tengah, Semarang.
Ketua AP2KB Agus Sutiono, SE, MSi mengatakan, pihaknya akan terus mengawal janji Pemprov Jateng dan DPRD Jateng yang menyatakan bahwa rapat paripurna terkait pemekaran Kabupaten Brebes akan dilaksanakan maksimal pada tahun 2026.
"Kami tidak akan berpuas diri hanya dengan hasil audiensi. Fokus perjuangan tetap kami arahkan di tingkat provinsi sampai rapat paripurna benar-benar terlaksana,” tegas Agus.
Menurutnya, AP2KB akan memperkuat koordinasi dengan para senior di Presidium, Masyarakat Peduli Pemekaran (MPP), serta berbagai elemen masyarakat lainnya untuk menjaga soliditas perjuangan.
Sebagai bentuk pengawalan, AP2KB juga berencana melakukan kunjungan rutin setiap bulan ke kantor Pemprov Jateng dan DPRD Jateng guna memastikan kesiapan agenda rapat paripurna tersebut.
Mulai Mei 2026, pihaknya juga akan mempersiapkan keberangkatan massa untuk menghadiri rapat paripurna DPRD Jateng dengan mengerahkan 10 bus atau sekitar 500 aktivis pemekaran.
Tidak hanya itu, AP2KB juga menyiapkan langkah lebih besar apabila aspirasi masyarakat tidak dipenuhi sesuai janji. Pada Desember 2026, mereka berencana menggelar demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah dan DPRD Jateng di Semarang.
Aksi tersebut diproyeksikan melibatkan 50 bus dengan sekitar 3.000 aktivis pemekaran sebagai bentuk tekanan politik apabila rapat paripurna pemekaran Kabupaten Brebes tidak terlaksana pada tahun 2026.
"Aksi besar ini menjadi bentuk keseriusan masyarakat Brebes Selatan dalam memperjuangkan pemekaran wilayah demi percepatan pembangunan dan pemerataan pelayanan publik,” ujarnya.
AP2KB berharap seluruh elemen masyarakat tetap solid dan terus mendukung perjuangan pemekaran agar cita-cita terbentuknya kabupaten baru dapat segera terwujud.***

